MASJID DARUSSALAM PAGERSARI MENGGELAR ISTIGHOSAH




Fajar Agung Barat. “Istighasah adalah suatu kekuatan yang tidak terbandingkan. Ingatlah dengan dzikrullah, dengan istighosah, maka hati akan menjadi tenang. Kisruhnya suatu negara, ruwetnya suatu rumah tangga, ruwetnya hubungan, itu adalah cermin dari ruwetnya hati manusia. Kalau hati ini sudah ditenangkan dengan dzikrullah, saya yakin semuanya bisa diselesaikan dengan tuma’ninah, dengan tenang.

Allahu yubghidlu ‘aliman fi dunya jahilan fi al akhirat,” Allah murka kepada orang yang  hanya pinter perkara dunia, tapi tidak paham ilmu akhirat. Ini adalah musuh Allah! Sebab itu, kami mohon doa restu sekalian agar Lirboyo tetap kukuh melanjutkan ilmu warisan ulama-ulama salaf"

Acara istighosah yang digelar sebulan sekali tepatnya pada setiap malam jumat kliwon di masjid  darus salam pagersari bertujuan untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar warga dusun  pagersari dan juga untuk tolak balak bagi warga dusun pagersari khususnya dan bagi rakyat indonesia pada umumnya.


Acara istighosah yang digelar di dalam masjid darusalam pagersari ini diimami langsung oleh  Bp kaum Sarimin Usman dan di tutup dengan doa' oleh ust rosydi Yusuf, di hadiri oleh tokoh  masyarakat, kepala pekon fajaragung barat Bp. Nanang Pri Utomo serta jamaah dusun pagersari  dari RT 1 sampai RT 3. Acara istighosah ditutup sambutan dari Bp Insu Widodo, spd. dalam sambutannya beliau mengajak para jamaah agar lebih bersemangat lagi menjalankan agenda rutin Istighosah yang hanya di lakukan setiap sebulan sekali ini.

SEKOLAH DASAR NEGERI 3 YOGYAKARTA


Pringsewu. SD Negeri 3 Yogyakarta, Jalan Raya Klaten Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu,  dulunya adalah SD Negeri 2 Yogyakarta yang masih menginduk pada SD Negeri 1 Yogyakarta. Setelah ada pemekaran wilayah  akhirnya berganti nama menjadi SD Negeri 3 Yogyakarta yang kita kenal sampai sekarang. SD Negeri 3 Yogyakarta ini tentunya memiliki banyak cerita dan prestasi yang tidak kalah menarik dari sekolah-sekolah di Kecamatan Gadingrejo.
Sekolah yang mulai berdiri pada tahun 1966 ini, nampak begitu indah dan asri sekali membuat kita merasa nyaman berada dilingkungan sekolah, bangunannya tertata dengan baik dan rapih tergambar dari letak ruang-ruangnya, sehingga nyaman dan aman dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah tersebut.Sekolah yang pernah di rehab tahun 1975 ini terus mengemban tugasnya dalam mencerdaskan anak-anak Bangsa.
Sekolah yang dibangun di atas tanah milik masyarakat yang telah dihibahkan , dengan luas tanah 2587,5 M2 . Berawal dari keinginan masyarakat akan adanya sekolah dilingkungan tempat mereka tinggal, agar dapat menyekolahkan anak-anak mereka yang kala itu sekolah-sekolah masih belum banyak seperti saat ini, kalaupun ada itu jaraknya jauh untuk ditempuh sehingga dibangunlah sekolah ini dilingkungan tempat mereka tinggal.
Berkat kerjasama dan bantuan yang begitu besar dari masyarakat kala itu, hal tersebut juga karena keberadaan gedung sekolah dilingkungan mereka sangatlah diharapkan agar dapat menyekolahkan anak-anak mereka  dan tidak terlalu jauh jaraknya dari tempat tinggal mereka, meskipun sekolah ini bukanlah sekolah yang pertama. Dalam perjalanannya selama ini ikut serta mencerdaskan anak-anak bangsa, tentulah tidak terlepas dari  perjalanan panjang dan berliku yang harus ditempuh. Namun semua itu bukanlah alasan yang menjadi hambatan di dalam proses pembangunan dibidang pendidikan, terbukti dengan existensinya selama ini dalam proses belajar mengajar dan mencerdaskan anak-anak bangsa. Tentunya, lingkungan sekolah juga sangat berperan dan membantu dalam memberikan kenyamanan warga sekolah agar tumbuh kembang pendidikan dimasa mendatang akan menjadi jauh lebih baik. Hal tersebut selalu diupayakan dengan sebaik mungkin, guna meraih pencapaian demi pencapaian secara maksimal dan mempersiapkan siswa-siswi yang berprestasi serta dapat menempuh jenjang pendidikan yang selanjutnya, tentu saja dengan adanya bantuan dan disiplin yang tinggi dari seluruh warga sekolah.


SD Negeri 3 Yogyakarta ini tentunya telah banyak mengentaskan siswa-siswinya dari sejak awal berdiri hingga saat ini. Sejak awal mula didirikannya sekolah ini sudah beberapa kali berganti Kepala Sekolah antara lain Ibu Kristine, Bapak Musliman Hs, Hendis Durdin, Bapak Abi Yanto, Ibu Sifiah, Bapak Soebarjo, Bapak Inung Supardi dan Bapak Sunarto, S.Pd, SD. Kesemuanya itu pada dasarnya memilki komitmen yang tinggi dan tujuan yang sama yakni membangun pendidikan.
SD Negeri 3 Yogyakarta didukung oleh tenaga pengajar 8 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 4 tenaga Honorer (penjaga perpus dan penjaga sekolah). Jumlah ruang kelas ada 6 lokal, ditambah dengan ruang kantor dan perpustakaan. Jumlah murid di SD Negeri 3 Yogyakarta berjumlah 208 siswa, dengan tingkat kelulusan 100% murni. SD Negeri 3 Yogyakarta ini memiliki kegitan extrakulikuler yakni kegitan Pramuka, Paskibra, dan Drum Band. Adapun segudang prestasi yang telah diraih oleh SD Negeri 3 Yogyakarta ini antaralain: Juara 1 lomba sekolah sehat Kecamatan Gadingrejo Kab. Pringsewu (2012), Juara 3LKBB Kab. Pringsewu (2012), Juara 1 OSN tingkat kecamatan Gadingrejo, juara 2 lomba drumband pelajar Kab. Pringsewu,  Juara Umum LKBB Kab. Pringsewu (2013), juara 2 lomba drumband pelajar tingkat Provinsi Lampung  kemudian di lanjut Drum Band pelajar  tingkat Nasional yang di adakan di bogor pada tanggal 10 Juni 2013 lalu mendapatkan Juara 3 katagori unjuk gelar.
 Saat ini SD Negeri 3 Yogyakarta dipimpin oleh Bapak Sunarto, S.Pd, SD yang lahir di Klaten pada 22 Juni 1965 silam. Bapak Sunarto selaku kepala sekolah tentunya mempunyai cara tersendiri dalam memimpin SD Negeri 3 Yogyakarta ini, begitu juga pada keluarganya beliau begitu tegas dan bertanggungjawab.Bapak yang mempunyai catatan riwayat sekolah ini adalah SD 2 yogjakarta pada lulus tahun 1977,melanjutkan ke SMP Persiapan Pringsewu,lulus tahun 1981 kemudian ke SPG Negeri Pringsewu,lulus tahun 1984,selanjutnya D2 Universitas Terbuka (UT) Gedong Tataan (2001) dan S1 Universitas Terbuka (UT) Talang Padang (2008) silam.
Bapak Sunarto, S.Pd, SD  adalah suami dari  Ibu Setiyowati yang selalu setia dan sabar mendampingi serta memberikan dukungan penuh pada sang suami sehingga beliau dapat memimpin SD Negeri 3 Yogyakarta ini dengan baik, dari hasil pernikahannya tersebut mereka dikaruniai anak yaitu Ardelia Gestinarwati dan Armitha Yulinar Fanny.
Adapun visi dan misi dari SD Negeri 3 Yogyakarta ini adalah Visinya Unggul dalam prestasi dan taqwa serta berwawasan lingkungan, Misinya adalah melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara aktif kepada seluruh siswa dan menumbuhkan semangat berprestasi secara intensif pada seluruh warga sekolah.

1 WANITA Vs 5 LAKI LAKI


Assalaamu’alaikum wr wb
Edisi Pagi Asmara Dhuha

Wanita Sholihah…..Maafin Aku Yoooo
Jika Selama Ini Aku Salah Menilai Dirimu
Salah Persepsi Dan Asumsi Sama Hatimu
Kamulah Yang Harusnya Jadi Managerku…….

Wanita ,,,Baik Yang Sudah Menikah Ataupun Belum, Ia Sudah Terbiasa Melakukan Pekerjaan Dalam Waktu “BERSAMAAN”.Pikiranya Pun Bercabang Kesana Kemari, Agar Kerjaan Cepat Selesai,

Hahayyy ….Laki Laki…??? Lom Percaya Youuuuu,,,???
Seorang Wanita Mampu Melakukan, Semisal Sambil “Menggiling” Pakain di Mesin Cuci ,Sambil Meracik Masakan,Membalik Gorengan,Rebus Air,Persiapkan Atribut Kerjaan,Menyapu ,Bikin Kopi/Teh Buat Suami(yg Bersuami ) Lok Saya Pastinya Yang Bikin Pacar Saya,,,Wanita Sholihah,,,,,,,

Pokoke “SUMUR,KASUR,DAPUR” Lok 1 Wanita Yang Pegang Pasti Beres,,,,
Coba Semua Kerjaan Ntu Serahkan Sama 5 Laki Laki Lom Tentu Beyezz,,, Iyaaa Kannn ???

Sweeer Dech Penulis Status Dah Buktiin Sama Pacarnya ,,Huwakakak Jlebbb.
Hebaaaaatkan Wanita ,,,,,,,??? Xixixixixi Langsung Mekrok Niyeeeee,,,

Makane Wahay Laki Laki….Jangan Pernah Sia-Siakan Wanitamu,,
Hormati Dan Hargai Semua Hasil Kerjanya, Karna Wanita Dengan Ikhlas Sudah Melakukanya Demi Kita Demi Keluarga Kita ,Demi Pasangan Kita .
Jangan Mentang Mentang Ada Ayat :

الرجال قوامون علي النساء
Kaum Laki laki Itu Pemimpin Bagi Kaum Wanita .( QS An-Nissa’ 34 ).
Nach Lochhh,,, Yuk Hormati Wanita ,,,
Wanita Sholihah … I love U Puolllll ….

PRAMUKA MAN 1 PRINGSEWU ADAKAN HACKING

Pringsewu. Untuk merealisasikan salah satu Program Kerja Ambalan Gudep 08.115 - 08.116 Pangkalan MAN 1 Pringsewu yaitu Kegiatan Pengambilan Bet Ambalan segenap anggota Pramuka MAN 1 Pringsewu mengadakan Haiking, Sabtu 21/03/15. Kegiatan yang mengambil rute dari MAN 1 Pringsewu menuju lokasi wisata Lapangan Perahu Bumi Arum Pringsewu ini ditujukan untuk prosesi pengambilan bet pramuka.
Menurut Khairuddin, S.Ag Pembina Pramuka Pringsewu kegiatan ini dilaksanakan juga sesuai dengan Permen Dikbud RI No. 81 A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Khairuddin menambahkan bahwa dalam kurikulum 2013 kepramukaan ditetapkan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib dari Sekolah tingkat Dasar hingga sekolah lanjutan tingkat atas.
Sementara itu menurut Hanif Firdaus yang merupakan salah satu panitia pelaksana kegiatan, rute haking yang harus dilalui para peserta harus melewati 3 pos pemberhentian. Di Pos 1 para peserta beristirahat sembari melakukan tes wawancara tentang isi Trisatya dan Dasa Darma. Setelah itu di pos pemberhentian ke 2 peserta akan diuji tentang skill atau keterampilan dalam tali temali dan peraturan baris berbaris. Di pos terakhir para peserta diberi materi dan praktek penyamaran lapangan.
Hanif menjelaskan bahwa setelah melalui proses tersebut, para peserta melakukan proses pengambilan bet di lapangan perahu Pringsewu. " Alhamdulillah semua peserta berhasil menyelesaikan semua tahap dengan baik sehingga kegiatan berjalan dengan lancar dan mencapai hasil maksimal " Pungkasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan prosesi pelantikan peserta haking oleh Waka Humas MAN 1 Pringsewu H. Bunyana. Dalam pengarahannya Bunyana berpesan kepada seluruh pramuka MAN 1 Pringsewu untuk menjaga baik nama harum Pramuka MAN 1 Pringsewu yang sudah banya menorehkan prestasi baik tingkat daerah maupun provinsi. Bunyana juga berpesan untuk selalu bertanggung jawab dan disiplin menjalankan tri satya dan dasa darma pramuka. " Setelah prosesi ini kalian berhak memakai bet pramuka MAN 1 pringsewu" Pungkasnya.
Kontributor : Muhammad Faizin, S.Pd

CINTA SEGARIS


Assalamu'alaikum. wr wb
Masih Edisi Pagi Asmara Dhuha
( CINTA SEGARIS )

VERTIKAL vs HORIZONTAL

Buah Dari Ketaatan Dan Ketaqwaan Seorang Hamba Pada Sang Robb-Nya .... Salah Satunya Adalah
Predikat "Insanul Ihsan".......

Untuk Mencapai Predikat " INSANUL IHSAN".....
Seseorang Harus Melalui Syariat Yang Di Jalaninya
Secara " ISTIQOMAH"......
Dan Harus Di Lakukan Dengan Penuh

"PENGHAYATAN Dan PENDALAMAN"

Serta Pembersihan Hati "Qolbun Naqiyun"....dari Sifat Sifat Tercela "SIFAT MADZMUMAH"

Dalam Agama Islam ( Dienul Islam ) ....Yang Namanya Ibadah
Tidak Hanya "RITUS VERTIKAL" ..Yaitu Hubungan Dengan ALLOH Swt Saja, ( HABLUM MINALLOH )
Dalam Istilah Lain "IBADAH MAHDHOH"
Akan Tetapi...........

Ibadah Yang lain Juga "RITUS HORIZONTAL" Yaitu.....
Hubungan Antara Sesama Manusia "HABLUM MINAN NASH"
Dalam Istilah Lainya "IBADAH GHOIRU MAHDHOH"....

Ups.....
Berarti Kita Haruz Adil...Adil Kepada Alloh Swt..Adil terhadap Sesama.........

Sehebat Apapun Ibadah Kita Pada Alloh Swt.....
Tapi Kita Belum Bisa Adil Dan Baik Dengan Sesama......

Apakah Kita Sudah "INSANUL IHSAN "................

Waloohu A'lam........
( Tingkatkan Teruz Ibadah Kita )
( Sebelum Pintu Syurga Tertutup )

KELOMPOK TEATER BAMBU SERIBU


Pringsewu, Kelompok Teater Bambu Seribu(KTBS) yang di Pimpin langsung Bang Ismed Pembinanya mengadakan latihan Observasi alam dan untuk pertama kalinya diadaka sejak berdirinya,Teater  yang berada di Kabupaten.Pringsewu ini,tepatnya di jln.K.H.Gholib Gg.Nirwana No.537 Pringsewu .KTBS(Kelompok Teater Bambu Seribu) latihan observasi alam yang di pusatkan di lapangan perahu,pajaresuk Pringsewu, dalam latihan tersebut di ikuti semua anggota KTBS  Pringsewu,Observasi adalah suatu pengamatan yang ada di sekitar kita,
 Di mulai dari tempat latihan hingga lapangan perahu  dengan berjalan kaki , di sepanjang jalan menuju tempat observasi tersebut anggota banyak mendapatkan ilmu tentang kehidupan,alam dan semua keadaan yang berada di sekitar perjalanan tersebut.Dengan alat tulis para anggota mencatat semua kejadian-kejadian yang ada di sekitar mereka .Sesampai di tempat yaitu lapangan perahu para peserta langsung mengembangkan semua karya yang telah mereka tulis di sepanjang perjalanan  tersebut.
Observasi ini dilakukan dari pukul 09.05 hingga 16.10.Saat observasi berlangsung para peserta diuji bakatnya yang telah ada pada diri mereka masing-masing,diantaranya pembuatan pentas kecil tentang naskah yang sudah di tulis oleh para anggota observasi tersebut .Selain itu para pesertapun ditantang kembali untuk membuat sebuah karya tulis yang mampu dihasilkan oleh per individual tersebut.Dengan bakat mereka seperti cerpen bahkan puisi telah mampu mereka selesaikan dalam waktu 10 menit.”Baru kali ini saya ikut observasi yang mengasyikkan dan tidak terasa lelah walaupun merasakan panas dan kehujanan, apalagi bersama teman-teman kelompok saya yang peuh dengan keceriaan”ujar salah satu anggota observasi KTBS. Observasi ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan intuisi anggotanya terhadap alam dan mengembangkan potensi para anggota teater dalam mengenal alam.
KTBS dalam rentang waktu untuk mampu mengembangkan bakat dalam berkarya didunia seni termasuk teater, semua itu tidak terlepas dari adanya kebersamaan ,semangat dalam kekeluargaan satu sama lain antar anggota yang berbeda sekolah tersebut untuk menciptakan sesuatu yang terbaik di KTBS Kabupaten Pringsewu

SD NEGERI 1 PAJARESUK



DEWAN GURU SD NEGERI 1 PAJARESUK
Pringsewu. Sosok Kartini adalah pejuang kaum wanita yang memperjuangkan harkat dan martabat kaum wanita, pada masa itu dimana kaum wanita terjajah dan terkurung dalam kekuasaan kaum pria. Sehingga muncullah seorang Kartini yang mendobrak pemahaman tersebut. Emansipasi wanita, begitu saat ini lebih dikenal istilah tersebut. Dalam segala bidang dan objek – objek penting baik di pemerintahan, social, ekonomi maupun dalam dunia pendidikan sudah banyak yang dipimpin oleh seorang wanita, tentu saja dengan hasil yang tidak berbeda justru lebih baik dari masa sebelumnya.
                Dra. Sri Adiningsih, adalah salah satu dari kartini masa kini yang saat ini menjabat sebagai kepala sekolah SD Negeri 1 Pajaresuk kecamatan Pringsewu Barat kabupaten Pringsewu. Sosok Kartini masa kini yang muncul di tengah kota Pringsewu dengan segala kemajuannya ini mampu bersaing memberikan yang terbaik untuk SD N 1 Pajaresuk, dilahirkan di pekon Sidoharjo kecamatan Pringsewu Timur pada tanggal 26 Juni 1960 ini telah banyak memberikan perubahan untuk SD N 1 Pajaresuk. Dra. Sri Adiningsih yang pernah mengenyam pendidikan di SD N 1 Sidoharjo lulus tahun 1974 kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 2 Pringombo lulus tahun 1977 dan kemudian ke SPG Negeri Pringsewu lulus tahun 1980/1981 dan terakhir di STKIP Muhamadiyah Pringsewu lulus tahun 1993. Dra. Sri Adiningsih pertama kali diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tanggal 27 Maret 1982 masih sebagai CPNS dan pada tahun 1984 baru diresmikan sebagai PNS. Pertama kali bertugas sebagai guru kelas di SD 3 Pringombo dari tahun 1984 – 1994 kemudian berpindah ke SD 7 Pringsewu atau yang sekarang telah berganti nama SD 2 Pringsewu Utara sejak tahun 1994 – 2009, dan pada akhirnya sejak tahun 2009 sampai dengan sekarang menjabat sebagai kepala sekolah di SD N 1 Pajaresuk.
                SD Negeri 1 Pajaresuk yang beralamat di jalan Imam Bonjol desa Pajaresuk kecamatan Pringsewu Barat ini berdiri pada tahun 1968, sekolah yang berdiri di atas tanah hibah masyarakat  dengan luas 1890 M2 dengan jumlah ruang belajar sebanyak 10 ruang belajar, satu ruang kepala sekolah, satu ruang guru, perpustakaan, UKS dan perumahan sekolah. SD N 1 Pajaresuk dididik oleh 18 guru yang sudah berstatus PNS, 2 orang tenaga honorer dan 1 orag staff Tata Usaha berusaha menjadikan siswa – siswi yang berjumlah 319 peserta didik terdiri dari 150 siswa putra dan 169 siswi putri, berupaya menjadikan generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia. Pada tahun 2011, SD N 1 Pajaresuk secara resmi menjadi SD ber-Standar Nasioanl (SN), segudang prestasi juga telah mereka raih, diatanranya masuk babak final dalam O2SN tingkat nasional pada cabang olahraga catur putra, juara II lomba tari tingkat Provinsi, juara II tingkat provinsi dalam lomba kebersihan sekolah pada tahun 2012, juara 2 lomba UKS tingkat kabupaten, juara 3 angkat besi tahun 2014, juara 3 Gita Pati Drumband pada acara HUT kabupaten Tanggamus tahun 2014 dan masuk dalam kontingen PORPROV 2014 untuk cabang catur.

                Bagsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya, demikian pula dengan SD N 1 Pajaresuk, sekolah yang berdiri sejak tahun 1986 ini pernah dipimpin oleh oleh bapak Rojikun (1972 – 1996), bapak Aziani Masri (1996 – 2001), bapak Suyitno (2002 – 2008), bapak Drs. Sudarto (Plh. 2008 – 2009) dan Ibu Dra. Sri Adiningsih (2009 sampai dengan sekarang). Dengan Visi sekolah “Terwujudnya sekolah yang bermutu berdasarkan Iman dan Taqwa” dan didampingi Misi sekolah :
a.       Mewujudkan siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa
b.      Berupaya meningkatkan prestasi yang berilmu kreativ dan mandiri
c.       Mewujudkan hubungan harmonis antar sekolah dan masyarakat
d.      Mewujudkan situasi belajar siswa yang nyaman
e.      Mewujudkan hubungan antara kepala sekolah yang harmonis
Dengan segala upaya dan terobosan – terobosan yang dilakukan oleh ibu Dra. Sri Adiningsih, beliau bersyukur karena setiap tahun masa kepemimpinannya selalu menunjukkan progres yang baik, berbagai bantuan baik dari dinas pendidikan maupun dinas social dan lainya sehingga membuat SD Negeri 1 Pajaresuk yang telah berstandar nasional ini siap bersaing dan mencetak generasi muda yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama.